Type something and hit enter

By On


Powerfull Candlestick
Powerfull Candlestick

Candlestick memberi tahu anda kisaran harga, harga pembukaan dan harga penutupan untuk periode tertentu. 

Selain itu candlestick juga memberi tahu sebuah tren, apakah sedang bullish ataupun bearish. Hal tersebut biasanya akan ditandai dengan warna hijau ketika tren naik dan warna merah ketika trend turun.

Baca Juga :

Penunjukan warna memungkinkan anda untuk melihat sekilas apakah pedagang membeli ataupun menjual sekuritas selama periode waktu tertentu.

Sebuah candlestick dikatakan bullish/naik apabila harga penutupan lebih tinggi daripada harga pembukaan (biasanya disimbolkan dengan candlestick warna hijau).

Sedangkan untuk candlestick bearish/turun adalah ketika harga pembukaan lebih tinggi daripada harga penutupan (biasanya disimbolkan dengan candlestick warna merah).

Setiap candle mungkin memiliki sumbu atau bayangan yang memanjang keluar dari atas atau bawah body candle.

Sumbu atas adalah harga tertinggi dan sumbu bawah adalah harga terendah dalam periode tersebut.

Terkadang tinggi harga akan naik jauh di atas harga pembukaan dan penutupan, terkadang juga harga bisa turun jauh di bawah harga pembukaan dan penutupan.

Pada momen tertentu harga penutupan juga bisa bertepatan dengan harga pembukaan, sehingga candle tidak memiliki body (hanya sumbu).

Ada beberapa jenis candle stick yang populer pada market forex maupun crypto.

Hammer Candlestick

Hammer Candlestick
Gambar Hammer Candlestick

Hammer candle atau hammer candlestick ini adalah sebuah candlestick yang memiliki bentuk seperti palu.

Candle hammer ini menggambarkan keadaan pasar dimana sebuah instrumen (baik itu forex, crypto, komoditas dan lain sebagainya) diperdagangkan sempat mengalami penurunan yang cukup jauh kemudian harga penutupan kembali mendekati harga pembukaan.

Untuk candle bullish harga penutupan adalah harga tertinggi, sedangkan untuk candle bearish harga pembukaan adalah harga tertinggi.

Ciri-ciri hammer candlestick paling mudah dipahami adalah tidak memiliki sumbu atas dan memiliki body candle yang lebih pendek daripada sumbu bawah candle.

Candle ini mengindikasikan pembalikan arah tren/reversal, jika posisi candle berada pada harga paling tinggi maupun harga paling rendah dibanding candle-candle sebelumnya.

Shooting Star Candlestick

Shooting Star Candlestick
Shooting Star Candlestick
Shooting star candlestick hampir sama seperti hammer candlestick, hanya saja sumbunya berada di atas candlestick dan tidak ada sumbu di bawahnya.

Candlestick shooting star menggambarkan keadaan pasar yang memperdagangkan pairnya dengan harga sempat jauh lebih tinggi dibanding harga pembukaannya, tapi kemudian mengalami penurunan sebelum menutup harga. 

Cara membaca candle shooting star adalah ketika muncul candle shooting star bersiap-siaplah untuk mengamankan posisi, karena candle ini juga bisa mengindikasikan tren akan berbalik/reversal. 

Doji Candlestick

Doji Candlestick
Doji Candlestick


Doji Candlestick adalah sebuah bentuk candlestick yang tidak memiliki body candle dan hanya memiliki sumbu di bagian atas dan bawah.

Candle doji menggambarkan terjadinya keseimbangan antara penawaran dan permintaan, sehingga harga pembukaan dan harga penutupan sama persis.

Jika candle ini terjadi dan memiliki sumbu atas bawah panjang, maka bisa dibilang market sedang sama-sama kuat.

Tapi jika candle ini hanya memiliki sedikit shadow/sumbu, itu tandanya market sedang lemah/sedikit yang melakukan transaksi.

Cara membaca candle ini adalah ketika harga candle berikutnya menembus sumbu atas maka buy, jika menembus sumbu bawah maka sell jika posisinya memungkinkan.

Impulsive Candlestick

Impulsive Candlestick
Impulsive Candlestick


Candlestick Impulsif adalah sebuah candlestick yang memiliki pergerakan besar, berkisar antara ratusan ataupun ribuan pips.

Atau bisa juga ditandai dengan adanya sebuah candle yang memiliki body minimal dua kali lebih besar daripada candle-candle sebelumnya.

Candlestick seperti ini biasanya muncul ketika ada berita ataupun ketika ada transaksi-transaksi besar yang dilakukan oleh pelaku-pelaku pasar/market.

Munculnya impulsive candlestick bisa jadi indikasi bahwa mulai adanya tren baru.

Baca Juga : 

Kesimpulan

Meskipun masing masing candle bisa mengindikasikan arah pergerakan harga, tapi perlu juga mempertimbangkan aspek-aspek lainnya.

Perhatikan area support dan resisten, atau kalian bisa mengkombinasikannya dengan trading sistem kalian.

Melakukan backtest pada pair yang anda pilih dapat lebih meyakinkan anda tentang bagaimana cara yang paling tepat untuk open posisi menggunakan dasar candlestick.





0 comments

Tuliskan pesan anda untuk tiap orang, beri komentar di sini!