Type something and hit enter

By On
Istilah Dalam Trading dan Investasi Yang Paling Sering Ditanyakan

Istilah Dalam Trading dan Investasi - Trading atau investasi merupakan sebuah seni untuk mengelola keuangan supaya bisa tumbuh dan berkembang. Kita semua pasti ingin kan mencapai kebebasan finansial? atau lebih gampangnya pensiun dini. wkwk 


Pensiun dini yang dimaksud di sini adalah bisa tetap memiliki penghasilan walau tidak bekerja atau bekerja ketika mau saja.


Berbeda dengan pekerja yang meresikokan waktu dan tenaganya untuk mendapatkan uang. Investor dan trader meresikokan uangnya untuk mendapatkan uang, sehingga pekerjaan yang dilakukan pun lebih fleksibel.


Apakah yang dilakukan oleh trader itu mudah? Mudah jika dilihat dari aktivitas fisiknya, karena aktivitasnya dapat dilakukan melalui komputer ataupun hp saja. Tapi apakah semudah itu? Tentu saja tidak, karena mereka harus bisa menentukan setiap keputusan dengan tepat.


Dalam postingan kali ini kami akan membahas beberapa istilah yang sering ditanyakan oleh trader atau investor pemula. Langsung saja simak penjelasan berikut ini.


Istilah Dalam Trading dan Investasi Yang Paling Sering Ditanyakan

  • ABC Correction : Merupakan correction wave setelah harga bergerak dalam beberapa cycle.
  • After Luch Report : Merupakan update harian dari EOF mengenai pair-pair yang berpotensi ditradingkan.
  • B2B : Business to business.
  • B2C : Business to consumer.
  • B2G : Business to goverment.
  • Base : Area dimana harga bergerak sideways sementara.
  • Bearish Continuation : Pola yang merupakan konfirmasi kelanjutan bearish trend.
  • Bearsh Reversal : Keadaan dimana indikator momentum berada di area overbought.
  • Big Cap : Emiten yang memiliki kapitalisasi besar di bursa.
  • Blue Ocean : Kondisi dimana kita bersaing pada pasar yang memiliki sedikit kompetitor bahkan tidak ada.
  • Break Even Point : Titik dimana biaya dan pendapatan seimbang sehingga tidak untung dan tidak rugi.
  • Breakout : Istilah untuk penembuasan area support/resistance.
  • Buy Limit : Pending order buy di bawah harga sekarang.
  • Buy on Breakeout : Keputusan membeli saat harga menembus area resistance.
  • Buy on Support : Keputusan membeli saat harga masuk di area support.
  • Buy on Weakness : Keputusan untuk membeli saat harga masuk di area support.
  • Buy Stop : Pending order buy di atas harga sekarang.
  • Cluster : Area dimana terdapat banyak support/resistance saling overlap.
  • Consolidation : Pergerakan harga sideways sebelum melanjutkan trend.
  • Cut Loss : Merupakan tindakan untuk stop posisi pada saat rugi.
  • Divergence : Keadaan dimana harga dan indikator momentum tidak sejalan.
  • Double Bottom :  Merupakan pola pembalikan arah yang berbentuk menyerupai huruf  W. Pola ini mengkonfirmasi harga untuk kembali naik.
  • Elliot Wave : Metode technical analysis yang berdasarkan siklus pergerakan harga.
  • Emiten : Badan usaha yang mengeluarkan kertas berharga untuk diperjualbelikan.
  • Exponential Moving Average (EMA) : Jenis Moving Average (MA) yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru.
  • False Break : Keadaan dimana terjadi penembusan support atau resistance, namun harga kembali masuk dan melanjutkan trend sebelumnya.
  • Fundamental Story : Laporan berdasarkan sisi makro ekonomi yang bisa saja berpengaruh terhadap suatu sektor ataupun keadaan ekonomi suatu negara.
  • GAP : Terjadinya celah kosong akibat lonjakan harga.
  • Impulsive : Pergerakan yang signifikan dalam sebuah trend.
  • Impulsive Break : Penembusan area support/resistance dengan kuat.
  • Indikator : Alat bantu dalam chart untuk membantu keputusan trading.
  • Leverage : Daya ungkit dalam trading berupa dana pinjaman yang digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan potensi imbal hasil.
  • Marubozu : Bullish full body candle yang melebihi rata-rata pergerakan sebelumnya.
  • Moving Average : Indikator rata-rata harga dengan periode tertentu.
  • Oscillator : Indikator yang bergerak di area overbought dan oversold.
  • Overbought : Area indikator momentum di bagian atas, biasanya di atas level 70 dan 80.
  • Oversold : Area indikator momentum di bagian bawah, biasanya di bawah level 30 dan 20.
  • PBV : Penilaian wajar dari suatu perusahaan jika dinilai secara perhitungan keuangan.
  • Pin Bar : Candlestick yang mempunyai ekor lebih panjang dari bodynya.
  • Quick Market Update : Laporan tambahan mengenai pergerakan market apabila terjadi pergerakan harga yang tidak terduga.
  • Rebound : Kenaikan harga saham yang terjadi dalam jangka waktu pendek.
  • Red Ocean : Kondisi dimana kita bersaing pada pasar yang terdapat banyak kompetitor.
  • Rejection : Keadaan dimana terjadi penolakan harga di area support/resistance.
  • Requote : Keadaan dimana kita melakukan eksekusi order pada harga tertentu namun broker melakukannya diharga yang berbeda.
  • Resistance : Batasan dimana harga dicegah naik lebih tinggi oleh kekuatan suppply.
  • Retrace : Pergerakan koreksi harga sementara sebelum melanjutkan trend utama.
  • Reversal Pattern : Pattern yang mengindikasikan pembalikan arah trend.
  • Scalping : Trading yang relatif singkat dengan target yang relatif pendek.
  • Secondary Reaction : Pergerakan sekunder dari trend utamanya dan arahnya berlawanan dari trend utama.
  • Sell Limit : Pending order sell di atas harga sekarang.
  • Sell on Strength : Keputusan menjual saat harga berbada di area resistance.
  • Sell Stop : Pending order sell di bawah harga sekarang.
  • Shorterm Noise :  Pergerakan noise harga dalam jangka pendek.
  • Slippage : Eksekusi order dengan harga lebih untuk dari order yang ditempatkan sebelumnya.
  • Special Report : Laporan yang dibuat secara khusus yang berisikan pandangan dan potensi perkembangan dari sisi makro ekonomi sektor perusahaan serta gambaran pergerakan market. 
  • Speculative Sell : Trading sell pada posisi trend sedang bullish.
  • Stochastic : Salah satu indikator oscilator untuk mengukur kekuatan trend dan divergence.
  • Stop Loss (SL) : Area batasan harga untuk mencegah kerugian lebih jauh.
  • Stop Reverse ; Merupakan tindakan cut loss dan langsung open posisi sebaliknya dari trading sebelumnya untuk mendapatkan profit sesuai arah harga.
  • Support : Batasan dimana harga dicegah turun lebih dalam oleh kekuatan demand.
  • Take Profit (TP) : Area target profit dalam trading setup.
  • Take Profit Minimum (TPM) : Area target profit yang lebih pendek dalam trading setup.
  • V Shape : Ketika harga bergerak ekstrim membentuk huruf V.
  • Whipsaw : Candle yang seringkali membuat penembusan palsu (muncul ekor).
  • Withdraw : Menarik keuntungan dari akun trading ke dalam rekening pribadi.

Demikian beberapa istilah-istilah yang sering ditanyakan oleh seseorang yang baru saja memulai investasi atau trading. Jika kalian ada juga pertanyaan, silahkan ketikkan di kolom komentar. Nantikan update informasi selanjutnya di latiantrading.blogspot.com.

0 comments

Tuliskan pesan anda untuk tiap orang, beri komentar di sini!